
Bumi semakin tua.
Seperti proses metamorphosis kupu-kupu begitulah siklus hidup yang terus
bergulir. Ujungnya memang menutup mata. Tapi dalam prosesnya kita mengalami
banyak hal yang membentuk diri .
Terkadang aku merasa kerdil. Betul. Saat terjatuh, bersedih, tersisih, terbuang
dan menangis. Hati menjadi mengerucut seperti fitrahnya seorang manusia. Aku
tahu kita memiliki keterbatasan dan memiliki yang tidak terbatas. Tapi daripada
mengakui semua itu lebih baik membesarkan diri sendiri. Aku rasa lebih dewasa
membuat hati kita mengerti bahwa tak selamanya kita senang. Bumi semakin tua
dan waktu terus berdenting. Kalau aku tidak tahu hari ini bisa saja besok aku
tahu tapi semua itu relatif. Kata relatif yang harus kita cernah sebaik
mungkin. Kata itu susah. Serumit mengetahui esok hari akan seperti apa. Tuhan
maha mengetahui sedangkan manusia bahkan tidak tahu alat pencernaannya sedang bekerja.
Tetap kalem seperti apa adanya dirimu >.^
Dia Zhe moodbooster
hihihi. Everybody knew to feel glad. Bersama teman, misalnya. Atau handout bisa
juga chattingan di rumah. Yang penting kita senang. Itulah moodboster yang akan
selalu direngkuh saat-saatnya. Aku selalu terkesan dengan mereka yang penggila
sosmed. Berbagai akun, blogger atau alamat link lainnya pasti ada cirinya
masing-masing. Kalau kamu bertanya kenapa maka jawabannya karena itu
moodbosternya. Makanya dia menjadi lain dari siapa-siapa. Moodbooster itu
layaknya jiwa yang menyemangati kamu. Tapi adakalanya juga kita menikmatinya
sendiri sementara di sekitaran kita hidup seperti biasa. Aku merasa mati.
Anehnya kita berada di ruang yang sama meskipun beragam. Setiap orang akan
mempertahankan yang dianggapnya betul. Aku juga memiliki opini. Namun
mempertemukan pendapat kita dengan pendapat orang lain seperti sebutir pasir
dalam sewadah air. Terlihat begitu kecil pada diri kita yang megah.
Kebalikannya kita terlalu besar bila seukuran pasir itu. So, why look kan lucu.
Aku tahu ada
beberapa hal yang tidak bisa diubah. Pada orang lain, yang terjadi di
sekeliling kita baik dalam diri sendiri. Tapi betapapun itu kita selalu tahu
cara berpasrah. Akan selalu ada jalan seperti celah di tembok. Dari celah
itulah cahaya matahari dari luar dapat tembus masuk ke dalam. Walaupun tidak
semua hal akan terasa mudah. Memang selalu ada rintangan dan halangan yang
menerpa jalan kita. Moodbooster berfungsi di sini jrengg jrengg. Memberi asupan
kebahagiaan sehingga kita bisa merasa sedikit lega. Terkadang moodbooster itu
tidak harus berwujud nyata. Bisa dilihat, bisa diraba dan dirasa hihihi. Tapi
aku yakin kalau senyum tidak bisa dikatupkan. Moodbooster itu penyemangat yang
memberi arti saat orang lain tidak memahami. M O O D B O O S T E R. Sahabat,
teman, keluarga, hobi ataupun kesenangan.
Moodbooster itu
paling manjur kalau kita nih butuh-butuhnya penyemangat. Seperti suatu dorongan
untuk berbuat sesuatu. Saat kita memulainya, melakukannya sampai mencapai akhir.
Ada dukungan moril khusus karena moodbooster. Yang penting kita tidak sibuk
sendiri tanda kutip hihihi. Bagi yang memiliki semacam moodbooster hingga artis
idolanya mending pintar-pintar menempatkannya. Biasanya terlalu condong pada
moodbooster membuat kita lupa dengan sekeliling. Jatuhnya itu keasyikan dengan
dunianya masing-masing. Moodbooster itu melen gkapi apa yang ingin kita do
that. Oleh karena itu, jangan heran bila melihat ia yang senang melakukan suatu
hal. Begitulah moodbooster merengkuh kita.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar