
Seperti
judul sebuah film. Hmm… Aku pernah menonton film itu. Tentang seorang anak yang
pertumbuhannya sangat cepat sehingga saat berumur 7 tahun dia sudah tua. Film
itu termasuk cerita mengharukan dari sekian banyak film haru biru Hollywood.
Bicara hobi nih aku suka yang namanya menonton. Sebenarnya ngisi-ngisi waktu
luang yang kelewatan waktu hehehe. Jadi film ini seru karena banyak hal yang
bisa kita petik dari kedewasaan seorang anak berumur 7 tahun. Ibunya seorang dokter jebolan luar negeri
kalau tak salah nih dari Inggris yang sangat sangat mengasihinya. Kalau di
dunia nyata ya seorang ibu pasti menerima apapun keadaan anaknya. Secara dalam
kandungan 9 bulan 10 hari, dilahirkan, dibesarkan sampai menjadi seseorang yang
seperti sekarang. Semua itu jasa dan kasih sayang ibu kepada anak-anaknya.
Mungkin di perputaran poros bumi ini ada keadaan yang tak sama. Kehidupan yang
terus berlanjut. Get well soon.
Aku
tahu kalau dunia itu ibarat pohon yang bersemut. Pohon yang terus tunbuh dan
berkembang dari tahun ke tahun sampai mencapai waktunya lapuk. Kemudian menyatu
dengan tanah. Kita adalah semut yang memenuhi pohon. Banyak sekali semut di
pohon. Ada puluhan, ribuan sampai jutaan semut yang berkeliaran saling menyapa
saat berjumpa. Bahasa mengucapkan salam para semut. Perhatikan semut setiap
bertemu maka kita akan menyaksikan kalau mereka saling menyapa. Itulah semut
yang sangat kecil di atas pohon yang tak pernah berpindah tempat. Kita saja
yang terkadang tak menyadarinya. Tenggelam dalam dunia yang melihat kita dari
atas. Mungkin suatu hari akan berubah menjadi indah. Karena betapapun itu hidup
dan kehidupan akan terus melaju ke depan.
Ada
hal unik dari orang-orang yang berlainan dari diri kita. Tuhan menciptakan kita
untuk saling melengkapi satu sama lain. Adam diciptakan pertama kali oleh
Tuhan. Lalu dia merasa kesepian di dalam surga yang penuh kenikmatan.
Sungai-sungai mengalir di bawahnya. Banyak makanan dan buah-buahan. Surga itu
tempat kembali yang paling menyenangkan. Tuhan menciptakan Hawa untuk menemani
hidup Adam. Saat diturunkan ke bumi Adam pun bersama Hawa. Sketsa Tuhan
menciptakan manusia berpasang-pasangan di atas bumi ini. Contohnya Adam dan
Hawa, Khadijah dan Rasulullah, Ali bin Abi Thalib dan Fatimah Az Zahra serta
jutaan pasangan pelengkap bumi. Adapun kekasih Tuhan yang lain dilimpahkan
anugerah. Tale as old as time true as it
can be, beauty and the beast. Dunia tempat menggali lumbung garam di belantara
samudera untuk dibekali saat mati ^^
Tidak ada komentar:
Posting Komentar